Tikam Dua Direktur Anak BUMN, Pria di Deliserdang ini Mengaku Khilaf

Dua orang direktur di Deliserdang, Sumatera Utara dianiaya oleh sejumlah warga. Polisi pun menangkap sejumlah terduga pelaku yang terlibat penikaman korban. Korban adalah dua direktur di anak perusahaan BUMN, PT Propernas Nusa Dua yaitu Direktur Operasional Parlindungan Siallagan dan Direktur Keuangan Daniel Tarigan.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Dedy Dharma mengatakan, tersangka Aswandi, berusaha menghalangi proyek penggalian tanah di daerah itu di Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang. Aswandi bersama beberapa rekannya datang ke lokasi proyek, Jumat (1/4/2021), lalu mengaku bahwa lahan itu adalah miliknya. "Saat penggalian ada sekelompok orang yang pada saat itu pelaku mendatangi pekerja yang pada saat itu dikawal oleh security dan berkata yang mereka gali itu adalah area milik mereka, sehingga mereka meminta untuk tidak dilakukan penggalian," kata Kapolsek Pancurbatu Kompol Dedy Dharma, Senin (4/10/2021).

Petugas keamanan melaporkan kepada atasannya, Direktur Operasional Parlindungan Siallagan dan Direktur Keuangan Daniel Tarigan. Siallagan dan Tarigan pun mendatangi lokasi proyek yang merupakan eks lahan PTPN II itu untuk berunding dengan kelompok yang menghalangi pekerjaan penggalian tanah tersebut. "Korban beserta petugas security kembali lagi. Ketika mereka sedang bernegosiasi pelaku langsung menikam kedua orang karyawan," ucapnya.

Tersangka Aswandi saat diwawancarai mengatakan bahwa dirinya spontan melakukan penikaman tersebut. Ia membantah kalau penikaman itu lantaran tak terima lahan tersebut digali. "Spontan. Silap (khilaf) saya. Saya menikamnya pakai pisau yang sudah saya bawa dipinggang saya," ucapnya.

Akibat perbuatannya polisi telah menetapkan ia sebagai tersangka dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara. "Masih pasal 351 (tentang penganiayaan) dan menunggu perkembangan karena korban masih di rawat dirumah sakit," tutup Kapolsek Pancurbatu.