Ketahui Perbedaan Sertifikasi dan Portofolio Sebagai Penunjang Karier

Saat ini banyak sekali lembaga lembaga yang menyediakan program sertifikasi namun masih banyak yang tidak kredibel. Bagi para pekerja, sertifikasi adalah hal penting untuk pembuktian kompetensi sebagai penunjang karier. Namun ada yang menilai bahwa portofolio saja sudah cukup untuk membuktikan bahwa kita kompetan.

Ternyata sertifikasi dan portofolio adalah hal berbeda yang kerap diartikan sama. Melansir dari instagram resmi , sertifikasi merupakan salah satu bukti penting untuk menunjang karier dengan mengikuti program pelatihan dan sertifikat dari lembaga yang kredibel. Pada dasarnya, program sertifikasi hanya berlangsung sesaat atau hitungan hari.

Misalnya produk online Google, sertifikasi Campaign Digital, atau sertifikasi BNSP. Untuk mendapatkan sertifikasi, Kawan Puan harus menyiapkan dana yang dibutuhkan. Dana tersebut akan digunakan untuk pelatihan dan ujian kompetensi tentang kelayakan spesifikasimu.

Sertifikasi yang kamu dapatkan, juga memiliki jangka waktu yang terbatas antara 1 3 tahun. Berbeda dengan sertifikat, portofolio adalah dokumen kumpulan hasil karya atau pencapaian yang mereprestasikan kemampuan dan kompetensimu. Jika, Kawan Puan ingin melamar pekerjaan, wajib hukumnya untuk memiliki portofolio.

Selain itu, ada beberapa perbedaan sertifikasi dan portofolio yang perlu Kawan Puan pahami: Setelah membaca artikel di atas, apakah kini Kawan Puan sudah bisa membedakan antara sertifikasi dan protofolio? Tulis tanggapan Kawan Puan di kolom komentar ya! (*)

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.